Today Tarot!!! (SEMANGAT!)

The Magus
The Magus is the master of his own destiny and unafraid to act as he chooses. By setting specific and attainable goals, the Magician utilizes his great knowledge and wisdom to succeed where others have failed. He is the master of his own destiny. Although, with such power comes great responsibility. The Magician must decide whether to act morally, or forsake ethics for personal gain.

Cups

Cuma itu saja kok…
Saya tidak merugi apapun memberikan itu sama kamu…
Sudah!
Tak perlu pikir yang macam-macam…

Semakin Yakin!

Bedebah!!!
Kamu memaksa saya keluar dari sarang ini!
Kamu tak lagi memberi saya apa yang sudah menjadi hak saya!
Kamu tak menghargai apa yang sudah saya berikan untuk kamu!
Kamu tak memikirkan tentang kehidupan saya sama sekali!
Kamu…
Kamu…
Kamu…Anjeeeeeeeeeenngg!!!
Ya, tak ada alasan bagi saya untuk tetap disini!
Saya akan pergi!!

Belum Cukup

Saya telusuri sedikit demi sedikit tentang hidup kamu

Satu baris kalimat, satu cerita tentang kamu, saya temukan di sebuah halaman

Emosi saya kembali membuncah

Saat itu saya ingin menemui kamu, menampar kamu, memukul kamu, menyakiti kamu,

Dan memeluk kamu

Saya ingin kamu sakit dan merintih dihadapan saya

Dan saat itu saya ingin mendengar kamu mengatakan

“Saya benar-benar sayang sama kamu”,

Tapi kamu harus mengatakan itu dengan wajah nanar

Nanar, seperti perasaan saya ketika kamu menyakiti saya dengan mulut kamu.

Hingga saya menemukan satu kejujuran yang selama ini kamu sembunyikan

Beginilah Kita

S : Apa saja sayyaaaaang?

K : Kalung, Gelang, Kaos. Itu saja kok.

S : Terus kemana sekarang itu semua?

K : Ada kok. Aku simpan di kamar ‘kecil’. Bapak ku enggak suka kalau aku pakai kalung atau gelang.

S : Gitu ya? Bapak kamu atau Bini kamu yang enggak suka?

K : Mmmmpphh…mereka berdua sebenarnya yang enggak suka.

S : Oh, gitu ya? Lantas buat apa kamu minta itu semua?

K : Enggak apa-apa. Saya cuma minta saja. Karena kamu kasih, ya sudah. Nah, karena mereka enggak suka,

ya sudah enggak saya pakai lagi…

S : Oh, begitu rupanya. Baiklah…ingatkan saya untuk tidak memberikan apa-apa lagi sama kamu.

(T_T)

Loosing a best friend is the worst thing in the world…

s-a-f-e

The safe feeling that always came over me

Every time I’ve spent my day with you

Makes me realize that i don’t wannabe feel empty after those times

And now I know, that…

I’m not ready to give you up!

You don't have to be tough every minute of every day
It’s okay to let down your guard
In fact, there are moments when it’s the best thing you could possibly do,
as long as you choose your moments wisely.
~meredith grey~

Entah ‘Kebanggaan’ Siapa?

Okey, my body so fuckin tired…

Idol oh Idol…i love you so much…

Trigger

Sepertinya kita benar-benar mengakhirinya penuh dengan emosi.

Saya akan memicu kamu marah, dengan kekecewaan yang telah kamu buat.

Saya akan paksa kamu sakit hati sama saya.

Biar kamu menjauh, kemudian benar-benar hilang dari hidup saya.

Saya sudah tinggalkan note buat Tuhan,

Saya bilang pada-Nya, kalau saya ingin kamu juga merasakan sakit yang sama.

Kekecewaan yang sama dan kebohongan yang sama.

Dan pada saatnya nanti, kamu akan ingat tentang saya.

Disini, saya meyakini kalau kamu akan merasakan itu semua.

Dan kelak pada saatnya, saya akan mengatakan kalau saya lupa pernah mencintai kamu.

a>n>g>e>r

Hari ini jelas saya sangat emosi.

Tapi tak mau lagi ada tangis.

Saya ingin marah.

Marah kepada semua orang yang coba membunuh saya.

and i give up forever to touch you
cause i know that you feel me somehow