Docklands
Sisi kota Dublin yaitu Docklands merupakan bagian dari kota ini yang dikelilingi oleh perairan. Salah satu tempat menarik yang ada di kawasan Docklands adalah salah satu bangunan bersejarah yaitu The Custom House. Bangunan ini awalnya dibuat pada tahun 1791. Namun sempat hancur karena insiden kebakaran pada tahun 1921, tepatnya pada perebutan kemerdekaan Irlandia dari cengkeraman Inggris. Dan pada tahun 1980an, The Custom House mengalami renovasi untuk tetap menjaga salah satu situs bersejarah Irlandia ini.

O’Connell Street
Jalan O’Connell menjadi pusat kota dan disebut sebagai salah satu jalan terlebar di semua kota besar di Eropa. Diantara jalan yang menghubungkan antara Parnell Square hingga O’Connell Bridge ini berdiri beberapa bangunan menarik. The Spire salah satunya. Bangunan setinggi 120 meter ini berada di tengah O’Connel Street dan dibangun pada tahun 2002. Selain itu juga ada General Post Office atau kantor pos pusat Irlandia.
Tempat tersebut mmerupakan bangunan publik terakhir yang didirikan pada era Georgian. Fondasi awal bangunan ini dibuat pada tahun 1814 dan sempat menjadi markas tentara Republikan pada tahun 1916. Karena itu, gedung ini menjadi salah satu tempat bersejarah di Irlandia. Di beberapa dinding gedung ini masih terlihat bekas-bekas peluru. Tempat menarik lainnya di jalur ini adalah Dublin City Gallery yaitu The High Lane. Karya-karya yang dipamerkan disini adalah karya besar dari seniman impresionis dunia seperti Renoir, Degas, Monet dan Morisot.
Berdekatan dengan Galeri tersebut juga ada Dublin Writers Museum. Di sini dipamerkan gambar-gambar rumah pada abad ke-18 kota Dublin dan kehidupan tentang selebriti Dublin sejak 300 tahun lalu. Bagi wisatawan yang gemar dengan olah raga, mereka juga dapat mengikuti GAA Museum and Stadium Tour untuk mengetahui sejarah dan perkembangan olahraga nasional Irlandia.
The Phoenix Park
Phoenix Park sebagai taman terbuka untuk umum ini adalah taman terbesar yang ada di Eropa. Di dalam taman ini terdapat juga kebun binatang Dublin, museum polisi, Ashtown Castle (rumah menara kecil yang berdiri sejak abad ke-17), monument beberapa figur publik, taman bermain anak-anak dan juga kediaman Presiden Republik Irlandia yang disebut dengan nama Aras an Uachtarain serta rumah Kedutaan Besar Amerika. Selain itu, ada juga beberapa danau dan rusa-rusa jinak yang hidup di taman ini.

Temple Bar dan The Old City
Kawasan Temple Bar bisa dibilang sebagai pusat kebudayaan kota ini. Areal ini menjadi tempat lebih dari 50 tempat pameran seni kontemporer. Begitu banyaknya resto, bar, tempat belanja dan hotel menjadikan tempat ini sebagai pusat kunjungan wisatawan. Di beberapa lapangan juga terkadang digelar pemutaran film ketika musim gugur. Beberapa pusat kebudayaan Dublin seperti The Button Factory, The Ark, dan The Gallery of Photography serta National Photographic Library menjadikan kawasan ini selalu ramai.

Tempat menarik lainnya yang ada di kawasan ini adalah Dublin Castle yang memang menjadi salah satu bangunan penuh sejarah kota ini. Berdekatan dengan kastil klasik ini juga ada Chester Beatty Library yang penuh dengan koleksi-koleksi beberapa negara di dunia. Sedangkan, bagi wisatawan yang ingin mengetahui lebih dalam tentang kota ini, dapat mengunjungi Dublin’s City Hall yang menampilkan sejarah Dublin dalam bentuk multimedia. Disini akan diceritakan mengenai Dublin pada era Viking hingga perkembangannya menjadi kota penuh vibrasi seperti saat ini.
Untuk mengetahui tentang hubungan Dublin dan Viking juga dapat dilihat di ruang eksibisi Dublinia and the Viking World. Disini akan ditunjukan artifak, rekonstruksi audio-visual dan tampilan yang sangat interaktif. Ruang pameran yang berada di gedung bernuansa Neo-Gothic ini dulunya adalah Gereja Ireland Synod Hall yang terhubung dengan jembatan yang bernuansa elegan menuju Gereja Cathedral.
The Liberties And West
Sisi barat kota ini menjadi kawasan terbesar pemerintahan masyarakat Gaelic. Salah satu tempat terkenal di sisi ini adalah Guinness Storehouse. Ditempat ini, wisatawan dapat mengikuti perjalanan menakjubkan mengenai sejarah dari pembuatan bir ternama dunia. Arthur Guinness menjadi salah satu bagian dari sejarah kota ini, semenjak memulai kisah perjalanannya membangun pabrik bir pada 250 tahun silam.
Irish Museum of Modern Art juga menjadi spot penting di sebelah barat Dublin. Dibangun diantara tahun 1680 hingga 1684, dulunya tempat ini adalah tempat para pensiunan tentara Irlandia. Tidak hanya itu tempat ini juga menjadi bangunan klasik pertama di daratan Irlandia. Sekarang, tempat ini menjadi ruang ajang pameran para seniman Irish.
Bagian penting lainnya di sini adalah penjara Kilmainham Gaol. Penjara yang dibuka sejak 1796 hingga 1924 ini sekarang menjadi tempat tur yang menarik. Mengelilingi sekaligus mengenal sel-sel tempat dieksekusinya para pejuang kemerdekaan Irlandia seperti Constance Markiewicz, Eamon de Valera dan Padraic Pearse, menjadi pengetahuan sejarah yang cukup menarik di kota ini.
Grafton Street
Kawasan Grafton Street menjadi pusatnya para wisatawan. Karena daerah ini menjadi tempat andalan para turis untuk berbelanja sekaligus tempat nongkrong untuk melihat dan dilihat oleh masyarakat Dublin. Di kawasan ini juga biasa ditemukan para seniman jalanan, yang kebanyakan mahasiswa-mahasiswi Dublin yang menunjukkan kemampuannya bermusik sambil mengais sedikit rezeki. Menjelang sore, beberapa seniman lainnya seperti joke-teller atau pendongeng lelucon ataupun seorang musisi berpakaian ala patung yang menamai dirinya sebagai Mr. Bonjagles dan akan bernyanyi jika dilemparkan koin ke hadapannya juga dapat ditemui di kawasan ini.

Di beberapa sudut Grafton Street terdapat patung penting warga Dublin. Seperti patung Molly Malone yang berlokasi di ujung jalan Grafton Street. Patung ini merupakan legenda yang menunjukan figure dalam lagu kebangsaan kota Dublin yaitu Cockles and Mussels. Selain itu juga ada patung musisi Phil Lynott yang berukuran sama dengan sosok aslinya.
