Ternyata Tidak Autis

Dia semakin sering bercanda dengan saya…

Tidak hanya ketika bertemu atau lewat telepon…

Bahkan lewat SMS pun dia makin sering bercanda…

Saya sangat senang…

Senang rasanya bisa membuka kotak lain yang dimiliki laki-laki itu…

Laki-laki yang kalian kenal sebagai sosok pendiam…

Sosok sombong, autis, dan apapun yang menunjukkan sisi introvertnya…

Tidak…

Dia tidak introvert…

Ya, paling enggak, dia tidak seperti itu kepada saya…

~ oleh Megs di/pada Februari 28, 2009.

Satu Tanggapan to “Ternyata Tidak Autis”

  1. hallo
    bagus bahasan di blognya.
    mau sharing, seorang pakar autis mengatakan bahwa autis bisa diterapi dengan diet yang spesial. silahkan kunjungi blog saya bila mau info lebih lanjut.
    http://distributor4lifeindonesia.wordpress.com/2009/03/13/pengobatan-autis-terapi-autis-dan-ciri-ciri-autis/
    terima kasih
    semoga artikel-artikelnya semakin bertambah dan mencerahkan orang-orang

Tinggalkan Balasan